Sudi tak Polow Deqyah? wink2~

Wednesday, March 31, 2010

cintailah aku. . .

Jika bagimu
mata ku seperti gelora di lautan
aku pejamkan ia agar hatimu tidak karam

Jika bagimu
senyum ku seperti guruh berdentuman
aku simpan ia agar hatimu Tenteram

Jika bagimu
suara ku seperti irama gitar mendendang lagu
aku rela bisu dari hatimu terpaut rindu

Jika bagimu
cara ku berjalan seperti bidadari cinta
aku rela cacat dari kau menangung dosa

namun, Jika bagimu
aku adalah 1 amanah dari allah
untuk kau pelihara dengan iman dan takwa
dengan akal dan ilmu
aku rela rebah dalam dakapan cintamu
"cintailah aku kerana allah"

Tuesday, March 30, 2010

aku tidak memerlukan kemaafanmu

Maaf
bila aku tidak lagi seperti dulu
Maaf
bila aku sering menyakitimu
Maaf
bila aku tidak lagi menghormatimu
memang benar
dulu, aku pernah berjanji
akan menyintaimu sampai mati
takkan meninggalkanmu
walau apa jua yang terjadi
namun, saat kau menipu dan mencurangiku
hati ini mula berubah
Tanpa sedar
terbit rasa benci dan dendam terhadapmu
malah, hati ini semakin jauh
bila kau mempergunakan aku untuk kepentinganmu
kau datang dengan cinta
dan pujuk rayu
tatkala kau merasa memerlukan aku
kau hina aku tatkala hatimu diundang parah
hingga aku turut dengan amarah dan benci terhadapmu
siapa sebenarnya aku dihatimu?
aku terbeban kerana menyintai insan sepertimu
terpaksa aku lepaskan cinta ini
biarlah cintamu dimiliki oleh seseorang yang layak menyintaimu
kau inginkan yang terbaik
maka, pergilah mencari yang paling sempurna untukmu
moga benci dan dendam dihatiku
berubah menjadi kemaafan
dan mampu melihat kau sebagai seorang teman.
cukuplah. .
hentikan semua permainan ini
aku anggap ia sebagai kegagalan dalam menokhtah sebuah cinta
jika cinta tidak pantas untukku
biar aku sendiri
dan sesungguhnya. .
bila mana aku memohon kemaafanmu
sedikit pun, aku tidak mengharapkan
kau memaafkan aku.
saat ini. .
apa jua yang terjadi pada dirimu
aku tidak ingin tahu
pergi dan pergi dari hidupku
selagi hati ini tidak mampu memaafkanmu
jangan sesekali hadir menyinggahiku


Thursday, March 25, 2010

bersabarlah

Jika. .
suatu waktu dahulu
aku pernah menyintaimu
setulus hati
percayalah
cinta itu benar2 wujud untukmu
kini. .
cinta itu telah pergi
saat ia merasakan
kau tidak pernah menghargai
usahlah
berharap untuk aku kembali
sekali kepercayaan ku dipersenda
selamanya aku akan pergi
dan jika aku masih berlegar diruangan hidupmu
bukan bermakna
hati ini ingin memiliki cintamu
aku hanya ingin belajar memaafi
dan tatkala. .
aku telah memaafkan segalanya
percaya lah..
segala memori bersamamu
akan terpadam dengan sendiri
sabarlah. .
aku akan hilang dari laluan hidupmu . .

Saturday, March 20, 2010

lihat, dengar dan tafsirlah

Dari sudut apa?
kau melihat aku
hingga terbit rasa cinta dihatimu

Dari cerita dongeng siapa?
kau dengar tentang diriku
hingga aku menjadi srikandimu

Dari mana?
kau kenal aku
hingga kau berani berikrar untuk memilikiku

Lihat. . .
dari sinar mata yang jujur
bukan dari mata yang telah dibutakan cinta

Dengar . . .
Dari telinga yang benar
bukan dari telinga yang ditekupkan dengan panahan cinta

Tafsir. . .
dari reality yang termaktub
bukan dari fantasi cinta yang kau cipta

aku hanya ingin. .

Aku bukan kenangan yang terindah untuk diingati
bukan juga puisi yang halus menyentuh hati
aku seperti seekor merpati
terbang tanpa haluan dilangit tinggi
kadang aku singgah di sebuah pelabuhan
untuk menyingkap sejuta pengungkapan
kadang aku lena digigi air
hanya mengharap secebis tenang
realitynya. . .
aku hanya wanita biasa
namun, air mata bukan bahasa luahan rasa
biar sepi selalu singgah
menyinggung hati dengan gurau yang busuk
namun, senyum ini masih terukir
kerana aku tahu
air mata hanya meredakan beban
tapi bukan jalan penyelesaian
gelora hidup tidak pernah berhenti untuk menduga
aku hanya ingin. . .
titipkan 1 bicara yang aku fahami
tapi bukan untuk dimengerti

Monday, March 8, 2010

kerana siapa?

Desir angin menghembus lembut. Tertacap diwajah sepi. Membelai tubuh tanpa makna. Menghias bicara tanpa kata.

Tanpa salam
Serumpun resah menyinggah jiwa
Rimas! Ingin dihalau tetamu bingit
Namun, tidak terdaya

Keindahan alam yang pernah menyentuh hati
Seakan kelam dan suram
Apa makna resah ini
Kacau bilau menghimpit dada

katakan duhai bintang dan bulan
yang terhampar sejuta ilham
denyut nafas yang tidak sekata ini
kerana siapa?

Monday, March 1, 2010

Sedih

Aku bukan menyalahkan takdir
apetah lagi mengeluh marah
hanya aku sedih
dengan titian bisa yang tercucuk

Aku sandarkan resah
pada bahu yang salah
lantas aku terperangkap dalam 1 masalah
yang sangat susah!

Aku menangis
aku kesal
aku marah
namun, itu hanya kerana aku yang bersalah

Ingin aku melangkah
jauh dari sendu yang mengusik
namun, sampai bila?

sedih itu selalu
ingin menjadi temanku. ..


Follow Post Terbaru Dari Kami